![]() | |
Changi Int'l Airport - Singapore, fiuh! lengkap..kap! |
Jalan-jalan ke luar
negeri, sudah bukan hal yang terlalu sulit sepertinya. Tiket murah dari low cost airline macam Air Asia atau
Tiger Airways sudah tersedia. Baru beberapa waktu lalu di salah satu situs maskapai
saya menemukan tiket ke negara tetangga hanya dua ribu rupiah, SUPERB! Selain
itu bebas visa di sebagian besar negara ASEAN juga jadi hal yang jelas
mempermudah, minimal kita bisa jalan-jalan ke negara tetangga, bahkan beberapa
negara seperti Hongkong pun bebas visa untuk warga Indonesia. Oia, hal lainnya adalah
daya tarik atau magnet negara asing sepertinya bisa membuat semua kesulitan dianggap
mudah dan itu yang paling penting kan? kalau sudah niat ya sesulit apapun
dilakukan, magnet wisata belanja murah bisa jadi alasan orang nekat pergi ke
Singapura sampai Dubai, daya tarik menikmati hidup modern dan serba teratur
juga mungkin jadi alasan seseorang mengunjungi Eropa sampai Amerika. Atau
alasan yang satu ini, backpacker, keinginan kuat untuk menikmati daerah baru,
menaklukan daerah baru yang berarti menaklukan diri sendiri, mencari jati diri
dan alasan idealis lainnya.
Disisi lain, sebagian
orang memiliki alasan yang lebih khusus (masuk akal) mengapa akhirnya mereka keluar
dari batas negaranya sendiri. Mulai dari alasan keluarga, pendidikan, berobat,
ibadah dan juga pekerjaan. Nah, saya sendiri sekalinya keluar negeri ya karena
tugas pekerjaan dan itulah juga kenapa cerita ini ada di bagian Mumpung story mungkin kalau saya keluar
negeri karena niat jalan-jalan pasti saya buat Lapsus alias laporan khusus sendiri
(hehe). Tapi biarpun karena pekerjaan harus sempat jalan-jalan!